Sunday, September 20, 2009

Misteri dan Keunikan Angka 9


Bagi sebagian orang 9 September 2009 yang jatuh hari ini bisa jadi hari yang spesial. Selain karena hari ini adalah hari yang langka dalam kalenderisasi Masehi, hari ini juga dipenuhi oleh angka '9' yang diyakini sebagai angka keruntungan: 09-09-09.

Soal angka 9, masyarakat China punya catatan sejarah khusus tentang angka yang juga sering dimaknai sebagai kesuksesan atau pencapaian tertinggi ini. Seperti dilansir LiveScience.com, kekaisaran China kuno sangat dekat dengan hal-hal yang berbau angka 9. Hal ini tampak dalam arsitektur dan kostum kerajaan yang bermotif 9 naga.

Dinasti Ming (1368-1644) juga meyakini kekuatan angka 9 lewat 'Kota Terlarang' yang terletak di pusat Kota Beijing. Di komplek kerajaan yang sampai saat ini masih terawat dengan baik terdapat 9.999 bangunan yang melambangkan angka panjang umur dan berkuasa bagi kaisar. 

Berbeda dengan China, Jepang justru menganggap angka 9 sebagai angka yang harus dihindari karena bermakna 'penderitaan'. Angka 9 dianggap sebagai kesialan tertinggi setelah angka 4 yang berarti kematian.

Lepas dari perbedaan keyakinan tersebut, keunikan angka 9 bisa dilihat dari hitungan matematika yang biasa dilakukan anak-anak sekolah dasar.

Penjumlahan dari 2 digit angka hasil perkalian angka 9 dengan angka lain, hasilnya pasti akan 9. Contohnya, 9x4=36, dan 3+6=9.

Bahkan penjumlahan dari hasil perkalian angka 9 dengan 2 digit, 3 digit atau 4 digit angka apa pun, akan menghasilkan angka yang jika dijumlahkan lagi akan bernilai 9. Contohnya, 9x62 = 558; 5+5+8=18; 1+8=9.

Nah, sekarang kembali kepada Anda. Bisa percaya begitu saja atau bisa juga mengambil secarik kertas untuk sekedar mencorat-coret menguji keunikan angka 9 ini.

Tapi yang pasti dan yang tak kalah penting untuk Anda ketahui, 9 September yang jatuh hari ini adalah hari ke-252 dari tahun 2009.

Yang jika dijumlahkan 2+5+2=.....



Sumber:
http://www.detiknews.com/read/2009/09/09/111151/1199695/10/misteri-dan-keunikan-angka-9

Monday, August 31, 2009

BENUA ATLANTIS YG HILANG ITU BERNAMA... INDONESIA!

Pren, pada pernah denger cerita ttg Atlantis khan? Itu tuh, yang katanya negeri besar yang sangat megah dan jaya. Jadul (jaman dulu) Atlantis itu menjadi pusat peradaban dunia, tepatnya puluhan ribu tahun yang lalu. Walaah, kita masih di alam arwah, belum lahir ya, kepikiran aja belum kali. Kata Plato (427 - 347 SM) puluhan ribu tahun yang lalu itu gunung berapi meletus bareng-bareng, menimbulkan gempa, es mencair, dan banjir gede. Akibatnya nih, sebagian permukaan bumi tenggelam alias hilang. Nah, salah satu yang hilang itu adalah Negeri, lebih tepatnya, Benua Atlantis. Yap, mangkanye nih kita sering denger "Atlantis yang Hilang".

Tapi tau ga, Pren? Sekarang Benua Atlantis itu dah ketemu, maksudnya dah diketemuin. Mana? Koq ga keliatan? Ya Allah, segede gini ga keliatan? Nih, simak hasil penelitian Aryso Santos (2005). Menurut dia Benua Atlantis itu ternyata adalah bumi yang sekarang kita injak-injak, ih..kasar banget sich, maksudnya bumi yang kita menginjakkan kaki di atasnya ini. Ah, yang bener nih? Gimana caranya coba? Jadi Mas Santos ini ngebandingin 33 hal (termasuk luas wilayah, cuaca, kekayaan alam, gunung berapi, dan cara bertani) antara kondisi fisik Benua Atlantis sama kondisi fisik Indonesia sekarang. Ternyata sama tuh. Luas wilayah Atlantis jadul terbentang dari Selatan India, terus Sabang sampe Merauke (kayak lagu aja..). Ribuan pulau di Indonesia sekarang, jadul-nya menyatu. Mungkin karena penghuninya telah lupa padaNya, bergelimang dosa dan berhura-hura, azab Allah pun turun. Dan terjadilah bencana besar itu, gunung berapi meletus bareng-bareng. Dahsyat, Maan! Sebagian daratan tenggelam dan jadi lautan. Sebagiannya lagi bakal jadi pulau-pulau kayak sekarang.


Nah, Pren. Coba renungin nih! Indonesia katanya sarang koruptor, sarang teroris, tukang bikin dosa (di mana mangkalnya ya?), terbelakang, utangnya bejibun, makannya banyak, males, ngantukan, telatan, tukang nyontek; waduh! Bener ga sich? Emang bener sich, tapi moga-moga yang ngebaca nih tulisan ga kayak gitu yak. Itu kondisi sekarang. Tapi jadul Indonesia, yang kata Mas Santos tadi adalah Atlantis, pernah menjadi pusat peradaban dunia, Cing! Berarti nih  Indonesia jadul dihuni oleh orang-orang yang hebat dan maju. So, para sesepuh kita keren-keren donk?

Jadi sekarang gimana, Pren? Bangga donk kita kalo gitu. Tapi apa cukup bangga doank? Nggak khan? So, kita kudu berubah (saatnya berubah!). Kita kudu semangat, disiplin, kerja keras, belajar yang banyak, ta'at beribadah, jauhi perbuatan dosa. Intinya kita harus menjadi mu'min yang sejati gituu.. Spiritnya donk spiriiittt! Biar kejayaan Atlantis terulang kembali di Indonesia ini. Dan yang lebih penting lagi, karena jumlah muslim terbesar dunia ada di sini, peradaban muslim Indonesia bakalan maju dan jaya.

OK, Pren. Jadul aja bisa, kenapa sekarang enggak!? Tul khan? (a2i) 

TAHUKAH KAMU?

Jalannya (Pergeseran) Benua

Allah Berfirman : "Dan apakah kamu kira gunung-gunung itu diam di tempat? Padahal gunung-gunung itu berjalan seperti jalannya awan..." (Q.S. an Naml : 88).

Gunung-gunung itu menempel di bumi, dalam hal ini benua. Jadi, benua pun berjalan atau bergeser. Ini kata Allah. Gimana kata ilmuwan? Sudah dibuktikan secara ilmiah, lempeng benua itu berjalan (bergeser) tiap tahun sejauh 10-15 cm. Klop khan? Subhanallah...

Thursday, August 27, 2009

KAU tundukkan aku...

Sahur ini aku ditundukkan oleh Mu.... untuk merebahkan diri, untuk menyatu dengan zat asal nabiku. Ditundukkan sedekat-dekatnya... hingga tubuhku lemas. Kakiku tegar. Tapi tak sanggup ku menahan kerasnya kehendakMu. Akhirnya aku terduduk lemah,, berharap ridhoMu tuk ku menghirup hidup.

Ku bisa merasakan pemompa darahku memompa sangat cepat tak seperti biasanya. Ku fikir ia akan segara meledak... meletus... hingga ku akan merasakan kehampaan yang benar-benar hampa. Ku topangkan tanganku tuk menahan tubuhku yang lemah. Zat-zat asin bersamaan dengan cairanku memaksa untuk keluar. Ku keluarkan saja mereka melalui lubang yang memiliki daging setajam pisau...

Pucat... kurasakan Putih kini tubuhku... Dingin telah menyergap tubuhku hingga keujung kuku. Kuteringat kembali dengan asmaMu. Ku panggil berulang-ulang... ku tahu Kau pasti telah mendengarnya. Dan aku yakin Kau akan menolongku.
Kini tlah kuterima kasihMu... dengan hadiah sekotak hidayah untukku. Yang akan ku simpan sebagai sesuatu yang berharga...

Tuesday, August 25, 2009

Hati yang Ikhlas

Memang susah yach membuat hati menjadi ikhlas...
Mau berbuat baik, tapi selalu saja hati ini ingin mengumbarnya. Ingin sekali semua orang tahu. Agar dapat pujian, agar dapat perhatian, kadang pula agar mendapat kedudukan. Apalagi hati mudah sekali goyah, misalnya ingin melakukan sebuah kebajikan, eh.. beberapa menit kemudian, setelah tahu bahaya dan rintangannya, kebajikan itu wuuusss... hilang dibawa angin. Yaach.. hilang sudah kesempatan itu.
Mungkin karena hati tidak dibalut dengan selimut keikhlasan, maka segala perbuatan baik akan terus memudar sebelum terlaksana. Dalam pelaksanaan, seperti yang telah aku sampaikan diawal, hati juga belum bisa ikhlas.

Padahal ikhlas itu seperti kendaraan, dan amalan seperti batu es. Kendaraan membawa batu es itu kepada Allah SWT. Bila kendaraannya sepeda dan bannya kempes pula, bagaimana batu es itu bisa sampai dengan cepat. Bisa meleleh dijalan. Bagaimana dengan yang tidak punya kendaraan? Jalan kaki? Wuuuih... bisa cape banget.... Belum sampai sudah mencair tu batu es.

Ikhlas adalah syarat diterimanya amal shalih yang dilaksanakan sesuai dengan sunnah Rasulullah saw. Allah SWT telah memerintahkan kita untuk itu dalam firmanNya, yang artinya
"Dan mereka tidak disuruh kecuali supaya beribadah kepada Allah dengan memurnikan dien (agama) kepadaNya, lagi bersikap lurus"(Al-Bayyinah:5).

Ada suatu kisah, dimana ada seseorang yang selalu menunaikan shalat di shaf pertama. Suatu ketika ia terlambat, dan ia shalat di shaf kedua. Lalu ia diliputi rasa malu karena dilihat oleh orang banyak. Dari sini, ia tahu, bahwa ketenangan hatinya dalam melaksanakan shalat di shaf pertama selama ini disebabkan oleh pandangan orang-orang kepadanya.
Resep untuk ikhlas adalah memupus kesenangan-kesenangan hawa nafsu, ketamakan terhadap dunia dan mengusahakan agar hati selalu terfokus kepada akhirat. Hal ini akan sangat memudahkan seseorang untuk menggapai keikhlasan.

Semoga kita dijauhkan dari hal-hal yang menghilangkan rasa ikhlas tersebut, sehingga segala amal shalih kita langsung diterima oleh Allah SWT. Amien Yaa Robbal'alamin...


Monday, August 24, 2009

Tulisan Pertamaku di Blog

Sejak masuknya internet dalam hidupku, aku sudah punya banyak ide-ide yang bisa ku aplikasikan disana. Contohnya sebuah tulisan-tulisan ringan, sedikit cerpen, puisi, dan lirik-lirik lagu yang belum ditemukan kuncinya, serta curhat sedikit tentang hari-hariku.

Dan hari ini, pertama kalinya aku menulis di sebuah Blog. Banyak bingung dan sedikit mengerti cara pemakaiannya... Aku harap Blogku bisa diminati oleh banyak orang. Amien...